Butuh Bantuan? Customer service Istana Agency siap melayani dan membantu Anda.
Bagi kalian kolektor buku, baik Reseller maupun Non-Reseller. Silahkan mampir buku dijamin original. Dan bisa juga bisa menerbitkan atau jasa percetakan.
Beranda » Ekonomi & Administrasi » Gagalnya Organisasi Desa dalam Pembangunan di Indonesia

Gagalnya Organisasi Desa dalam Pembangunan di Indonesia

Kode: Tiara Wacana Stok: Tersedia 3 pcs
OFF 20%
Berat : 300 gram
Kondisi : Baru
Kategori : Ekonomi & Administrasi, Sosial dan Budaya
Dilihat : 1.150 kali
Ulasan : Belum ada ulasan
Hubungi kami secara langsung untuk pemesanan yang lebih cepat! QUICK ORDER
Gagalnya Organisasi Desa dalam Pembangunan di Indonesia

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 40.000 Rp 50.000
Tersedia / Tiara Wacana
Tentukan pilihan yang tersedia!
Sebelum Rp 50.000
Rp 40.000
(OFF 20%) Hemat Rp 10.000
Produk Terkait Gagalnya Organisasi Desa dalam Pembangunan di Indonesia

Deskripsi Gagalnya Organisasi Desa dalam Pembangunan di Indonesia

Bagikan informasi tentang Gagalnya Organisasi Desa dalam Pembangunan di Indonesia kepada teman atau kerabat Anda.

Judul: Gagalnya Organisasi Desa dalam Pembangunan di Indonesia

Penulis: Budi Winarno

Penerbit: Tiara Wacana

Tahun: Cet. ke-1, 2008

ISBN: 978-979-1262-18-7

Tebal: xviiii + 242 Hal

Ukuran: 14 x 21 Cm

Harga: Rp. 50.000 20% Rp. 40.000

Sinopsis:

Semakin maju suatu negara, maka akan semakin tinggi pula daya saing sektor pertaniannya. Demikian hipotesis dari pemikiran yang memandang keberhasilan pembangunan pedesaan berbasis pertanian merupakan lokomotif bagi pesatnya laju industrialisasi.
Pandangan yang demikian itu sempat diyakini dengan mantap oleh para petinggi Indonesia di masa Orde Baru dalam rangka melangsungkan industrialisasi. Sayangnya, dalam penerapannya, yang muncul bukanlah peningkatan pembangunan secara simultan di sektor pertanian dan sektor industri, melainkan berupa efek “kolonisasi” dari satu sektor atas sektor yang lain. Sektor industri pada akhirnya justru “menguasai” sektor pertanian.

Kegagalan hipotesis tersebut telah mendorong penulis buku ini untuk menganalisis secara komparatif pembangunan pedesaan berbasis pertanian di Indonesia. Dengan mengambil model pembangunan pedesaan di Taiwan dan pembangunan pertanian di Thailand dan Philipina sebagai pembanding, di dalam buku ini berhasil diidentifikasi faktor-faktor yang melatari kegagalan pembangunan pedesaan berbasis pertanian di Indonesia. Salah satunya adalah tiadanya political will dari pemerintah (Orde Baru) untuk menjadikan “penguasaan tanah” sebagai hakikat dari eksistensi kaum petani.

Ulasan customer dinonaktifkan: Gagalnya Organisasi Desa dalam Pembangunan di Indonesia

Maaf, form ulasan customer dinonaktifkan untuk produk ini

Cek juga produk terbaru di toko online kami berikut ini:

Edisi Terbatas
OFF 20%
Diskursus Desentralisasi Fiskal: Tantangan Pembiayaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Daerah di Era Efisiensi

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 124.000 Rp 155.000
Pre Order / Istana Agency
Rp 124.000 Rp 155.000
Stok: Pre Order
Kode: Istana Agency
Edisi Terbatas
OFF 20%
Etika Kristen Perjanjian Baru

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 62.400 Rp 78.000
Pre Order / Istana Agency
Rp 62.400 Rp 78.000
Stok: Pre Order
Kode: Istana Agency
Edisi Terbatas
OFF 20%
Aktualisasi Psikologi Islam: Dari Inovasi Menuju Kesejahteraan Manusia di Era Artificial Intelligence

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 84.000 Rp 105.000
Pre Order / Istana Agency
Rp 84.000 Rp 105.000
Stok: Pre Order
Kode: Istana Agency
Senyum Mentari : Pantun Penuntun dari Kendal

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 60.000
Pre Order
SIDEBAR