Butuh Bantuan? Customer service Istana Agency siap melayani dan membantu Anda.
Bagi kalian kolektor buku, baik Reseller maupun Non-Reseller. Silahkan mampir buku dijamin original. Dan bisa juga bisa menerbitkan atau jasa percetakan.
Beranda » Agama » Arah Baru Epistemologi Hukum Islam; Studi Komparatif Pemikiran Hassan Hanafi Dan Abid Al-Jabiri

Arah Baru Epistemologi Hukum Islam; Studi Komparatif Pemikiran Hassan Hanafi Dan Abid Al-Jabiri

Stok: Tersedia
OFF 20%
Berat : 300 gram
Kondisi : Baru
Kategori : Agama, Ilmu Politik & Hukum
Dilihat : 3.411 kali
Ulasan : Belum ada ulasan
Hubungi kami secara langsung untuk pemesanan yang lebih cepat! QUICK ORDER
Arah Baru Epistemologi Hukum Islam; Studi Komparatif Pemikiran Hassan Hanafi Dan Abid Al-Jabiri

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 80.000 Rp 100.000
Tersedia
Tentukan pilihan yang tersedia!
Sebelum Rp 100.000
Rp 80.000
(OFF 20%) Hemat Rp 20.000
Produk Terkait Arah Baru Epistemologi Hukum Islam; Studi Komparatif Pemikiran Hassan Hanafi Dan Abid Al-Jabiri

Deskripsi Arah Baru Epistemologi Hukum Islam; Studi Komparatif Pemikiran Hassan Hanafi Dan Abid Al-Jabiri

Bagikan informasi tentang Arah Baru Epistemologi Hukum Islam; Studi Komparatif Pemikiran Hassan Hanafi Dan Abid Al-Jabiri kepada teman atau kerabat Anda.

Judul : Arah Baru Epistemologi Hukum Islam; Studi Komparatif Pemikiran Hassan Hanafi Dan Abid Al-Jabiri

Penulis : H. M. Anis Mashduqi

Cetakan : Pertama, 2022

Penerbit : Istana Agency

Halaman: xv + 160 hlm

Ukuran : 15,5 x 23 cm

Harga : Rp. 100.000 Disc 20% Rp. 80.000

Sinopsis:

Diskursus epistemologi hukum Islam telah muncul sejak masa formatif hukum Islam pada masa Sahabat. Beberapa narasi sejarah hukum Islam menjelaskan para Sahabat Nabi mulai membangun dasar-dasar hukum Islam dan berusaha melandaskan temuan-temuan hukum Islam di atas kaidah dan metode-metode tekstual maupun rasional. Ali Ibn Abi Thalib (40 H) pernah dihadapkan pada beberapa pilihan sanksi atas orang yang mengkonsumsi minuman keras (khamr). Menurut Musthafa Said al-Khin, kebijakan Ali ibn Abi Thalib yang menjatuhkan hukuman 40 kali cambukan dilandaskan pada sebuah kaidah hukum sad aż-żarī ah.

Rekaman narasi Muadz ibn Jabal (18 H) yang melegitimasi prosedur rasional (ar- ra’y) dalam investigasi dan riset hukum Islam juga menjelaskan bahwa diskursus epistemologi hukum Islam telah dimulai. Merespon pertanyaan seputar landasan hukum Islam (maṣādir al-aḥkām) yang dilontarkan Nabi Muhammad SAW, Muadz ibn Jabal dengan percaya diri menyampaikan pandangannya. Menurut Abdul Wahab Khalaf, narasi di atas menjelaskan bahwa rasionalitas (ar-ra’y) merupakan bagian dari metode alternatif dalam investigasi dan riset hukum Islam.

 

Ulasan customer dinonaktifkan: Arah Baru Epistemologi Hukum Islam; Studi Komparatif Pemikiran Hassan Hanafi Dan Abid Al-Jabiri

Maaf, form ulasan customer dinonaktifkan untuk produk ini

Cek juga produk terbaru di toko online kami berikut ini:

Edisi Terbatas
OFF 20%
Diskursus Desentralisasi Fiskal: Tantangan Pembiayaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Daerah di Era Efisiensi

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 124.000 Rp 155.000
Pre Order / Istana Agency
Rp 124.000 Rp 155.000
Stok: Pre Order
Kode: Istana Agency
Edisi Terbatas
OFF 20%
Etika Kristen Perjanjian Baru

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 62.400 Rp 78.000
Pre Order / Istana Agency
Rp 62.400 Rp 78.000
Stok: Pre Order
Kode: Istana Agency
Edisi Terbatas
OFF 20%
Aktualisasi Psikologi Islam: Dari Inovasi Menuju Kesejahteraan Manusia di Era Artificial Intelligence

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 84.000 Rp 105.000
Pre Order / Istana Agency
Rp 84.000 Rp 105.000
Stok: Pre Order
Kode: Istana Agency
Senyum Menari : Pantun Penuntun dari Kendal

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 60.000
Pre Order
SIDEBAR