Bagikan informasi tentang Peran Perbankan Syariah dalam Mendorong Inklusi Keuangan di Negara Berkembang kepada teman atau kerabat Anda.
Judul: Safaraz : Penjelasan Perihal Haid dan Nifas
Penulis : Lita Fastawati; Shafira Futri Handika; novita indriani; nisaul ahla khoirunnajwa; nabilla nirmalasari; Fannita auliya khoirunnissa; Dinintya Laksmita Putri; Umi Baroroh; Septia angelina maharani; Dina Kurnia Putri; Dea Afifatul Isnaini; Andin Novi Rahmawati; Morisca Amelia Putri; Alifa Aprilia Nur Ainin; Muhammad Ilham Pratama; Andriyan; Kemal Rahman Sulfi; Yusfita Nena Arinta, M.Si.
Penerbit : Istana Agency
Tahun: 2026
QRCBN: –
Tebal : vii + 158 Halaman
Ukuran: 21 x 29,7 cm
Harga: Rp 43.500
Sinopsis :
Sinopsis
Inklusi keuangan merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di negara berkembang. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memiliki akses terhadap layanan keuangan formal karena keterbatasan pendapatan, lokasi geografis, tingkat literasi keuangan yang rendah, maupun ketidaksesuaian produk keuangan dengan kebutuhan mereka. Dalam konteks tersebut, perbankan syariah memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu instrumen dalam memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkeadilan.
Perbankan syariah menawarkan berbagai produk dan layanan yang berlandaskan prinsip syariah, seperti bagi hasil, jual beli, serta pembiayaan berbasis aset dan kemitraan. Karakteristik tersebut memungkinkan perbankan syariah menyediakan alternatif pembiayaan bagi masyarakat yang selama ini belum terjangkau oleh sistem perbankan konvensional. Selain itu, perkembangan teknologi digital dalam layanan perbankan syariah dapat memperluas jangkauan layanan keuangan hingga masyarakat di wilayah terpencil dan kelompok berpendapatan rendah.
Kajian ini membahas peran perbankan syariah dalam mendorong inklusi keuangan di negara berkembang dengan meninjau kontribusinya terhadap perluasan akses layanan keuangan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan literasi keuangan, serta pengurangan kesenjangan ekonomi. Pembahasan juga mencakup berbagai tantangan yang dihadapi, seperti rendahnya literasi keuangan syariah, keterbatasan infrastruktur, regulasi, serta tingkat penetrasi perbankan syariah yang belum merata.
Melalui penguatan inovasi produk, digitalisasi layanan, peningkatan literasi keuangan, dan dukungan kebijakan pemerintah, perbankan syariah diharapkan dapat berperan lebih optimal dalam menciptakan sistem keuangan yang inklusif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, pengembangan perbankan syariah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan industri keuangan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan ekonomi yang lebih merata di negara berkembang.
*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:
Rp 43.500 *Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:
Rp 112.000 Rp 140.000 *Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:
Rp 108.000 Rp 135.000 *Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:
Rp 128.000 Rp 160.000
Ulasan customer dinonaktifkan: Peran Perbankan Syariah dalam Mendorong Inklusi Keuangan di Negara Berkembang
Maaf, form ulasan customer dinonaktifkan untuk produk ini